Krisis Listrik Melanda Kabupaten Sekadau? Ini Kata Anggota DPRD

Last updated:

Sekadau,radar-kalbar.com-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Handi, mengungkapkan pemadaman listrik di wilayah itu, sudah menjadi kebiasaan yang rutinitas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) ranting Sekadau.

Kondisi ini tentu membuat warga di Bumi Lawang Kuari ini resah, apalagi kalau padamnya dengan waktu yang lama.

“Sepertinya kasus padamnya listrik sudah termasuk musibah bagi warga Sekadau,karena kasus ini sebagai penyumbang lambat pertumbuhan ekonomi. Sebab,dengan padamnya listrik warga Sekadau telah mengalami kerugian secara matrial,” kata Handi, Jumat (7/2/2020) melalui pesan singkatnya.

Menurut Handi,padamnya listrik di Sekadau sudah tidak dapat ditoleransi lagi, sebab saat padam sepertinya sudah terjadwal dengan baik,yakni pada jam-jam tertentu. Misalnya, pada jam 18.000 Wib kemudian dua, tiga jam baru nyala lagi.

Padahal lanjut dia, disaat jam seperti itu warga sangat memerlukan penerangan di rumahnya. Misalnya mau mandi, sholat dan keperluan lainya.

Namun,sambung dia lagi, untuk mencari solusi DPRD kabupaten Sekadau melalui fraksi terkait,telah beberapa kali memangil Manager PLN Ranting Sekadau,untuk mencari solusi terhadap terjadinya pemadaman listrik yang kerap terjadi akhir-akhir ini.

Tapi walaupun kata dia lagi, sudah beberapa kali dipangil oleh DPRD, tapi sepertinya kondisi ini sama sekali tidak berubah, lampu tetap saja masih byar-pet

DPRD Sekadau kata dia lagi, sudah berupaya dengan cara memangil Menejer PLN ranting Sekadau dalam rapat kerja untuk mengatasi hal tersebut.

“Tapi apalah daya untuk menormalkan listrik bukanlah kewenangan para wakil rakyat, tapi yang berwenang tentulah ada di tangan pemerintah pusat melalui kementrian BUMN,”tulis wakil ketua DPRD ini.

Tapi kata Handi lagi, kalau memang sudah tidak ada upaya lagi untuk memperbaiki keadaan yang sudah genting ini, sebaiknya menejer yang ada sekarang diganti saja. Karna dinilai gagal mengatasi keadaan ini.

“Maka sebaiknya secara gentelmen ia mengajukan pengunduran diri saja, karna beliau di nilai sudah gagal menjalankan amanah masyarakat Sekadau,”katanya.

Kita tidak mau kata dia lagi, ketika warga sudah mulai frustasi dengan keadaan ini. Kita tidak ingin ada warga berbuat anarkis, terhadap situasi ini.

“Sebab,listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat, karna semua kebutuhan rumah tangga bergantung kepada keberadaan listrik,”ujar Handi.

Sebagai wakil rakyat tegas Handi,  sudah berbuat semampunya untuk mencari solusi guna menanggani  byar-petnya listrik di Kabupaten Sekadau.

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : sutarjo